Binance Charity kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya dengan mengalokasikan dana sebesar USD 245.000 untuk mendukung komunitas yang terdampak banjir dan tanah longsor parah di berbagai wilayah Sumatra. Bantuan ini disalurkan melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia serta melalui bantuan keuangan langsung berbasis kripto berupa airdrop BNB kepada pengguna Binance yang memenuhi syarat.
Inisiatif ini merupakan bagian dari misi global Binance Charity dalam memberikan bantuan yang cepat, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat yang menghadapi krisis kemanusiaan.
Respons Cepat atas Bencana di Sumatra
Curah hujan ekstrem sejak akhir November telah memicu banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Ribuan keluarga terpaksa mengungsi secara mendadak akibat rumah yang hanyut, akses jalan yang terputus, serta kerusakan parah pada infrastruktur vital.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, bencana ini telah menyebabkan lebih dari 600 korban jiwa, ratusan orang dilaporkan hilang atau terluka, serta berdampak pada lebih dari 1,5 juta penduduk. Sekitar 500.000 orang terpaksa mengungsi, sementara ribuan rumah, sekolah, jembatan, dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Rincian Bantuan Binance Charity
Dari total dana USD 245.000 yang dikomitmenkan:
-
USD 170.000 dialokasikan untuk Palang Merah Indonesia guna mendukung distribusi bantuan darurat, termasuk paket makanan, kebutuhan pokok, dan logistik penting bagi keluarga pengungsi.
-
USD 75.000 disalurkan dalam bentuk bantuan keuangan langsung berbasis kripto (BNB) kepada pengguna Binance yang terdampak di wilayah terdampak utama.
Pendekatan ini mengombinasikan bantuan kemanusiaan konvensional dengan pemanfaatan teknologi blockchain, sehingga bantuan dapat diterima secara cepat dan efisien.
Airdrop BNB untuk Pengguna Terdampak
Sebagai bagian dari bantuan berbasis kripto, Binance Charity akan melakukan airdrop BNB pada 23 Desember 2025 kepada pengguna yang memenuhi syarat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pengguna yang telah menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC) dengan bukti alamat di wilayah terdampak paling lambat 3 Desember 2025 akan secara otomatis menerima dana tersebut di Dompet Spot Binance, tanpa perlu mengajukan permohonan apa pun.
Komitmen dan Solidaritas untuk Indonesia
SB Seker, Head of APAC di Binance, menyampaikan empatinya terhadap masyarakat yang terdampak dan menegaskan fokus Binance Charity pada penyaluran bantuan yang cepat dan transparan.
“Melalui kemitraan dengan Palang Merah Indonesia, kami berupaya memastikan bantuan darurat dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Binance berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia, baik melalui entitas lokal yang berlisensi maupun melalui kekuatan ekosistem dan infrastruktur global kami.”
Sementara itu, Wakil Ketua PMI, Nanan Soekarna, mengapresiasi kontribusi Binance Charity.
“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Binance atas dukungan yang diberikan bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Bantuan ini mencerminkan komitmen kuat terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan akan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan mendesak serta mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.”
Penutup
Respons Binance Charity terhadap bencana di Indonesia melanjutkan rekam jejak dukungan kemanusiaan globalnya di berbagai kawasan, termasuk Asia, Amerika Latin, dan Eropa. Dengan memanfaatkan teknologi, kemitraan terpercaya, serta komitmen pada transparansi, Binance Charity berupaya menghadirkan bantuan nyata pada saat yang paling dibutuhkan.
Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Binance berdiri berdampingan dengan masyarakat Indonesia—berkomitmen untuk membantu komunitas bangkit dan membangun kembali dengan lebih kuat.
💬 Comments (0)
Bergabung dengan 0 orang yang sudah berkomentar. Apa pendapatmu?
Belum ada komentar untuk berita ini.